Anggota Brimob yang Gugur Ditembak KKB Ternyata akan Menikah Selepas Tugas di Papua."Sempat Minta di Do'akan Agar Selamat..
Anggota Brimob yang Gugur Ditembak KKB Ternyata akan Menikah Selepas Tugas di Papua."Sempat Minta di Do'akan Agar Selamat..
Terakhir hari Jumat dia nelepon saya, biasa, selalu minta doa, karena situasi di sana memang perang," ujar Zakisyah.
Sementara itu, kakak sulung korban bernama Safrida Yani mengungkapkan alasan adiknya Bharada Adi baru melepas masa lajang di usia 23 tahun.
"Bisa dibilang dia mau balas budi, karena dulu waktu dia pendidikan Brimob yang bantu itu saya (kakak) sama abangnya yang di Solo," ujar Safrida.
Kronologi Bharada Kurniadi Gugur
Diketahui, Bharada Kurniadi gugur pada usia 23 tahun atau setelah berdinas di Korps Brimob selama dua tahun. Meski tergolong baru, Adi ternyata sudah dua kali dikirim ke Papua untuk menumpas KKB.
Adapun peristiwa baku tembak yang menewaskan Bharada Kurniadi diketahui terjadi di wilayah Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Minggu (26/9/2021).
Berdasarkan keterangan resmi Satgas Nemangkawi, kejadian berawal ketika terdengar suara tembakan dari arah depan Polsek Kiwirok sekitar pukul 04.50 WIT.
Bunyi tembakan itu kuat dugaan berasal dari tembakan yang dilepaskan KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipki Taplo.
Tim Satgas Nemangkawi yang berada di lokasi pun melakukan ambush, diawali dengan membuka perimeter.
"10 pers Dpp Ipda Krisna bergerak menuju titik ambush, pasukan satu persatu melompati pagar gereja, jarak gereja ke titik ambush 58 meter," demikian keterangan Satgas Nemangkawi.
Dua personel Satgas Nemangkawi, yaitu Bharada Fadlah dan almarhum (alm) Bharada Kurniadi yang sudah berada di titik ambush melakukan parimeter untuk personel yang lain.
Bharada Fadlah menggunakan night vision untuk melakukan pengamatan, sedangkan Alm Bharada Kurniadi melakukan pengawasan membelakangi Bharada Fadlah.
